Ketika bicara tentang penyakit yang mematikan, apa saja yang muncul
di pikiranmu? Apakah kanker, serangan jantung, atau yang
lainnya? Menurut data dari World Health Organization (WHO) tahun 2015, di antara 56,9 juta kematian di dunia, 54 persennya disebabkan oleh penyakit tertentu.
Ini berarti, dalam setahun kurang lebih 30,7 juta orang
terbunuh gara-gara kondisi tersebut. Para peneliti WHO merangkumnya
menjadi sepuluh penyakit yang paling mematikan. Apa sajakah itu? Simak
berikut ini!
10. Sirosis
Penyakit
yang menempati posisi ke-10 adalah sirosis. Kondisi ini terjadi akibat
kerusakan jaringan kronis dan jangka panjang pada hati. Banyak faktor
yang bisa menyebabkannya, mulai dari gaya hidup, penggunaan narkoba,
hepatitis, dan kecanduan alkohol.
Fungsi hati adalah menyaring zat
berbahaya dari tubuh. Ketika terlalu banyak racun yang masuk ke tubuh,
hati akan bekerja lebih keras dan akhirnya ia akan rusak dan berhenti.
Tercatat oleh WHO bahwa sirosis membunuh 1,2 juta orang di tahun 2015.
9. Tuberkulosis
Tuberkulosis atau TB adalah infeksi pernapasan bawah yang biasa disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis.
Ketika kita menghirupnya, bakteri tersebut akan langsung menginfeksi
paru-paru kita. Penyakit ini menyebabkan 1,3 juta kematian di tahun
2015. Secara keseluruhan, angka tersebut menurun 1,5 persen sejak tahun
2000. Namun sayangnya masih tergolong tinggi.
8. Diare
Kamu
mungkin heran kenapa diare bisa masuk ke dalam daftar ini, iya tidak?
Ternyata memang benar bahwa diare adalah salah satu penyakit paling
mematikan di dunia. Menurut WHO, secara global, ia
berkontribusi terhadap 2,5 persen kematian di dunia atau setara dengan
1,4 juta jiwa. Fatalnya, diare lebih banyak diidap oleh anak-anak,
terutama yang berusia di bawah lima tahun.
Bagaimana seseorang
bisa mati karena penyakit yang menyerang pencernaan ini? Diare yang
tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan pasien dehidrasi. Tubuh
akan kekurangan air dan sodium, zat yang penting untuk hidup. Dilansir
dari Rehydrate, ketika cairan tersebut tinggal 10 persen, kematian akan terjadi.
7. Alzheimer
Penyakit
yang sering dikira tidak berbahaya ini ternyata menempati posisi
ketujuh untuk penyakit mematikan di dunia. Paling sedikit 1,5 juta orang
meninggal karenanya di tahun 2015, menurut WHO. Alzheimer adalah penyakit progresif yang membuat lansia kehilangan ingatannya.
Lalu bagaimana bisa alzheimer mengakibatkan kematian? Menurut laporan dari Live Science,
ternyata banyak komplikasi yang ditimbulkannya. Di antaranya adalah
kesulitan untuk menelan makanan, penyumbatan pembuluh darah, dan bahkan
pelemahan sistem imun tubuh. Kondisi-kondisi tersebut akan terjadi
ketika seseorang sudah menderitanya sekitar satu hingga dua tahun,
menurut NIH.
6. Diabetes
Diabetes atau yang dikenal sebagai penyakit gula adalah biang kerok dari 1,6 juta kematian di tahun 2015, menurut data WHO. Dilansir dari Medical News Today,
terdapat beberapa faktor risiko dari penyakit ini, di antaranya adalah
obesitas, pola makan yang tidak sehat, faktor genetik, dan kurang
olahraga.
5. Kanker organ pernapasan
Kanker pernapasan terdiri dari kanker trakea, laring, bronkus, dan paru-paru. Dilansir dari Health Line, penyebab utamanya adalah merokok, menghirup asap rokok, dan racun dari polusi udara.Studi dari European Review
tahun 2015 melaporkan bahwa jenis kanker ini bisa membunuh empat juta
orang setiap tahunnya. Uniknya, kebanyakan korban berasal dari negara
berkembang karena kondisi udara mereka pada umumnya lebih buruk.
4. Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK)
PPOK
adalah penyakit paru-paru yang berlangsung dalam jangka waktu yang
lama. Ia dapat membuat penderitanya kesulitan untuk bernapas. Gejalanya
meliputi batuk berkepanjangan, produksi lendir yang berlebihan, serta
infeksi pernapasan. Penyakit ini berkontribusi terhadap 5,6 persen
kematian di dunia atau setara dengan 3,1 juta orang.
3. Infeksi saluran pernapasan bawah
Infeksi
saluran pernapasan bawah adalah penyakit yang menyerang paru-paru,
pembuluh pulmonalis, trakea, bronkus, dan diafragma. Jenis infeksi ini
biasanya lebih parah daripada yang menyerang pernapasan atas.
Data WHO tahun
2015 menyatakan bahwa ia berkontribusi terhadap 5,7 kematian di seluruh
dunia. Jenis-jenis infeksi dapat berupa pneumonia, bronkitis,
tuberkulosis, dan influenza.
2. Stroke
Penyakit
kedua yang banyak membunuh orang di dunia adalah stroke. Setidaknya 6,2
juta orang mati karenanya di tahun 2015. Stroke terjadi ketika pembuluh
arteri di bagian otak tertutup atau mengalami kebocoran. Selain
mematikan, penyakit ini juga mengakibatkan kecacatan dalam jangka waktu
yang lama.
1. Penyakit jantung koroner
Akhirnya kita tiba juga pada penyakit paling mematikan di dunia, ia adalah jantung koroner. WHO mengatakan bahwa pada tahun 2015, penyakit ini menyebabkan 8,8 juta kematian. Sedangkan laporan dari Centers for Disease Control and Prevention
mengatakan bahwa setiap tahun, ia membunuh setidaknya 370 ribu orang.
Penyakit ini terjadi karena adanya penyempitan atau penutupan pembuluh
darah koroner. Aliran darah bersih menuju jantung pun terganggu dan
menyebabkan serangan jantung.
Sudah banyak korban yang disebabkan
oleh penyakit-penyakit di atas. Oleh karena itu, sebaiknya kita
mencegahnya dari sekarang. Bagaimana caranya? Cukup dengan membiasakan
hidup sehat. Mulai dari menjaga nutrisi, pola makan, berolahraga, dan
menghindari hal-hal yang berbahaya bagi kesehatan. Semoga kita bisa
terhindar dari penyakit tersebut ya!










Tidak ada komentar:
Posting Komentar